Banner 468 x 60px

Kamis, 12 Desember 2013

Lagu Sebagai Media Belajar Bahasa Jerman

2 komentar


PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang
B
ahasa merupakan salah satu bentuk dari ekspresi  dalam berkomunikasi. Penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa orang lain. Bahasa sebagai perantara untuk mengunggkapkan ide dan gagasan dalam bentuk yang lebih nyata. Dengan bahasa seseorang dapat berkomunikasi dengan orang lain bahkan dengan orang dari Negara lain yang menggunakan bahasa asing. Penguasaan bahasa asing untuk sekarang ini sangat diperlukan untuk menunjang pengetahuan dan kemampuan dalam berbahasa. Salah satu bahasa asing yang menjadi pilihan orang-orang adalah bahasa jerman.


Bahasa Jerman merupakan bahasa yang banyak dituturkan oleh orang Eropa jadi tidak heran jika pembelajaran  bahasa Jerman cukup diminati oleh masyarakat luas. Hal ini juga tidak terlepas dari penggunaan bahasa Jerman yang banyak dituturkan di Eropa. Tetapi tidak dapat dipungkiri dalam pembelajaran bahasa Jerman cukup rumit karena kosakata yang digunakan mempunyai artikel (der, die, das). Setiap kata dan benda yang ada dalam bahasa Jerman meggunakan artikel yang telah ditetapkan sebelumnya. Jadi mau tidak mau kita harus  menghafal kata sesuai dengan artikelnya yang dimiliki tiap kata. Belum lagi perubahan kata yang sering berubah sesuai dengan bentuk kalimat dan struktur kata.


Tantangan yang dalam belajar berbahasa Jerman dapat dapat dilalui jika menggunakan strategi belajar yang jitu. Poses pembelajaran yang digunakan dapat  dilakukan dengan alternatif lagu. Mendengarkan lagu merupakan suatu proses yang dapat memicu adrenalin sesui dengan alunan nada dan syair dari lagu itu sendiri. Proses pembelajaran yang menyenangkan merupakan salah satu faktoryang dapat menunjang keberhasilan suatu pembelajaran. Untuk itu dituntut kreatifitas yang tinggi dari para pengajar untuk terus mencari teknik-teknik pembelajaran yang dapat menciptakan suasana pembelajaran seperti yang diharapkan dalam menyampaikan materi belajar.


Ditinjau dari sisi siswa sebagai sasaran metode pembelajaran dapat dikaitkan dengan hobby dan kesenangannya sendiri. Seperti yang diketahui besaa siswa yang usianya tergolong masih sangat muda menyukai hal-hal yang berbau remaja dan dekat dengan kegiatan remaja. Pada umumnya musik adalah kesenangan siswa. Hal ini dapat dilihat dari menjamurnya penyanyi remaja dan ramainya  para anak mudadalam menghadiri sebuah konser musik. Hal ini merupakan peluang atau kesempatan pengajar untuk memanfaatkan kesenangan siswa tersebut untuk dikaitkan dengan proses belajar mengajar terutama pengajaran bahasa terkhusus bahasa asing, Bahasa Jerman.
Salah satu cara menciptakan suasana yang menyenangkan,pengajar menyajikan materi  dengan menggunakan media-media  yang dapat meningkatkan semangat  dan gairah belajar dari para peserta didik.Salah satu media yang cocok dalam membangkitkan minat belajar adalah media “lagu”. Melaui lagu suasana pembelajaran menjadi lebih santai dan menyenangkan sehingga tidak membuat pembelajar  menjadi bosan dan jenuh dalam mengikuti  proses belajar mengajar di kelas.
B.    Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalammakalah ini adalah Bagaimana lagu dijadikan media pembelajaran bahasa Jerman
C.    Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengatahui lagu sebagai media belajar bahasa Jerman


PEMBAHASAN
A.   Hakikat Lagu
Suatu proses belajar mengajar  diperlukan media atau alat untuk mendukung proses pembelajaran  guna menarik  perhatian  siswa. Salah satu media yang diduga dapat menarik perhatian siswa adalah media audio yaitu lagu. Lagu termasuk kedalam media audio karena  lagu merupakan hal  atau sesuatu yang berkaitan dengan  indera pendengaran. Gustiani (2006 : 30) mendefinisi lagu sebagai ragam sastra yang berirama dalam bercakap,bernyanyi,membaca,dan sebagainya.Definisi tersebut senada dengan definisi  yang terdapat dalam kamus Drosdowski (1970 : 416), Das Lied : vertontes ,meist in Strophen ein Geteiltes gedicht , das Gesungen wird. Maksud dari kutipan tersebut bahwa lagu  adalah puisi yang diubah menjadi lagu dan terbagi atas bait-bait yang dinyanyikan. Sedangkan pengertian lagu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002 : 624) yaitu nyanyian : ragam nyanyian misalnya musik ,gamelan dan sebagainya.Berdasarkan pengertian diatas bahwa dalam lagui terdapat dua unsur yaitu nyanyian dan musik.
Media lagu merupakan pasangan dari media tape recorder, yang mana keduanya merupakan jenis dari media audio. Keduanya akan berfungsi sebagai media pengajaran bila kedua media itu digunakan secara bersama-sama. Media lagu merupakan salah satu alat bantu dalam menyampaikan pesan atau bahan ajar kepada siswa secara audio. Media lagu dapat dijadikan sebagai alat bantu untuk berbagai macam disiplin ilmu karena lagu sangat efektif untuk menarik  perhatian dan minat siswa dalam proses pembelajaran.
Media lagu sangat baik digunakan untuk melatih keterampilan-keterampilan yang berhubungan dengan aspek-aspek berbahasa, salah satunya adalah melatih keterampilan menyimak. Sebagaimana diungkapkan  Gustiani (2006 :32) bahwa,”lagu dapat digunakan untuk melatih daya analisis siswa dari apa yang mereka simak”. Selain itu lagu dapat merangsang perkembangan otak sehingga apabila dalam proses pembelajaran menggunakan media lagu, maka pembelajar dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan. Hal ini senada dengan pendapat Lazanov dalam DePorter dan Hernacki (2003 : 72) yang mengemukakan bahwa, “musik yang harmonis merupakan rangsangan terbaik bagi perkembangan otak . Saat mendengar musik ,lirik lagu akan merangsang otak kiri dan melodinya akan merangsang otak kanan.

Penjelasan-penjelasan diatas dapat dipahami bahwa lagu merupakan ekspresi perasaan seseorang dalam bentuk kalimat-kalimat berirama yang dapat dinyanyikan atau disandungkan.Media lagu memiliki manfaat dalam proses pembelajaran karena selain dapat  menarik perhatian siswa ,lagu juga dapat merangsang perkembangan otak. Dengan media lagu pembelajaran akan lebih menyenangkan karena lagu memiliki irama yang dapat  diikuti siswa,selain itu media lagu juga dapat melatih daya analisis siswa. Seperti yang diketahui siswa memiliki banyak kesulitan dalam pembelajaran Bahasa Jerman di antaranya yaitu :
§    Kesulitan siswa dalam mencerna pengajaran bahasa Jerman
§    Siswa bosan dengan proses belajar mengajar yang seringkali hanya menyajikan materi
§    Kurangnya media pembelajaran bahasa Jerman yang tidak sesuai dengan minat siswa.
B.    Lagu dan Aplikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Jerman
Penggunaan nyanyian dalam pembelajaran bahasa asing khususnya bahasa Jerman tidak hanya menyangkut aspek menyimak,berbicara dan kosakata,melainkan juga struktur dan aspek budaya. Melalui nyanyian berbagai aspek budaya suatu negara dapat diperkenalkan.Dalam belajar bahasa asing penggunaan nyanyian atau musik memungkinkan pembelajar untuk mencapai tujuan akhir dalam proses belajar mengajar, yakni kemampuan memahami bahasa asing tersebut baik dari segi struktur maupun kosakatanya.Latiahan-latijan struktur dengan menggunakan nyanyian dapat membiasakan pembelajar menggunakan kata-kata atau ungkapan-ungkapan dalam bahasa asing.
Dalam pembelajaran melalui lagu suasana belajar dikelas lebih santai dan menyenangkan,sehingga dapat mengurangi ketegangan  dan perasaan takut pembelajar untuk berbicara dan mengerjakan latihan-latihan.Pembelajar lebih termotivasi untuk belajar ,materi yang diajarpun mudah terserap dan dihafal,karena tanpa sadar mereka akan terus mengulanginya dengan menyanyikanya.
Adapun prosedur atau cara-cara ketika kita (guru) menggunakan media lagu atau musik dalam pembelajaran bahasa Jerman, antara lain sebagai berikut :


ª    memberikan teks lagu yang tidak lengkap,lalu memperdengarkanlagu yang bersangkutan sebanyak tiga kali.
ª    Setelah teks lagu tersebut sudah terisi, barulah siswa diminta menyanyikan lagu bersama-sama.
ª     Setelah itu, peserta didik mendiskusikan isi dari lagu tersebut,
ª    Dan yang terakhir adalah memberikan pertanyaan sesuai dengan isi lagu yang telah didengar dan dinyanyikan bersama itu.
Adapun beberapa contoh lagu biasa yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Jerman,diantaranya :
1.    Das Spiel (Anett Lousian)
Lagu ini digunakan untuk melatih penggunaan preposisi Dativ ,karena dalam lirik lagu ini terdapat banyak preposisi  yang diikuti dengan dativ, seperti yang terdapt pada lirik berikut :
Du willst mich für dich
Und du willst mich ganz
Doch auf dem Neveau’
Macht’s mir keinen spaβ,
Du füllt mich nicht aus,
Ich fühl mich zu Haus
Nur zwischen den Stühlen
Ich will doch nur spielen
Ich tu doch nichts
Daβ du wegen mir
Irgendwen verläβt,         
               Dalam sebagian lirik ini saja terdapat dua preposisi yang diikuti Dativ, yaitu : zwischen dan wegen.Selain yang terdapat pada bait ini masih ada juga poreposisi lain yang terdapat pada lirik-lirik selanjutnya , yakni seperti kata von …, bi s, unter dan vor. Pengajar


dapat menjelaskan mengenai preposisi-preposisi tersebut beserta keterangan lainya yang lebih jelas misalkan preposisi wegen.Wegen menjadi Dativ apabila yang mengikutinya adalah person.
2.    Liebt Sie Doch So Wie Ich (Christina Stürmer)
Melalui lagu ini siswa dapat belajar ataupun mengulangi pembelajaranya dalam menggunakan  kalimat perfekt, karena dalam lagu ini terdapat beberapa kalimat yang merupakan kalimat perfekt, diantaranya lirik berikut ini :
Auf einmal war sie da
Ganz ohne jede Waenung
Und ama amfang hab ich noch
Über sie gelacht
Habe nicht kapiert
Was da mit uns passiert
Erst eine nach zu spat
Bin ich dann aufgewacht,


Dari bait tersebut pengajar dapat menjelaskan bagaimana pembentukan kalimat perfekt ,terutama untuk pembentukan kata kerja yang teratur dan tidak teratur serta bagaimana dan kapan sebuah kata harus menggunakan sein dan haben.Seperti kalimat “ Und am amfang hab ich noch über sie


gelacht “. Ini merupakan salah satu kalimat perfekt yang ada pada bait tersebut . Pada bait tersebut terdapat kata gelacht yang berasal dari kata lachen.
Lachen merupakan salah satu kata kerja teratur yang untuk pembentukan perfektnya tinggal ditambah dengan  -ge dan –t  pada awal dan akhir kata.Kata ini juga merupakan kata kerja yang menggunakan haben karena pada kata kerja ini tidak terdapat pergerakan ataupun perubahan kedudukan.
C.   Manfaat yang peserta didik dapatkan setelah menyimak lagu dan lirik ,antara lain :
1.    Melatih kemampuan menyimak (hören),
2.     Menambah kosakata baru,
3.     Melatih konsentrasi,
4.     Melatih pelafalan (aussprache) yang benar,
5.    Dapat menghilangkan penat,dan
6.    Menambah koleksi lagu bahasa Jerman.



PENUTUP
A.   Kesimpulan
Siswa lebih menyukai metode pembelajaran yang berkaitan dengan kesenangan siswa yang pada umumnya menyukai music. Lagu berbahasa Jerman dapat membantu siswa untuk belajar Bahasa Jerman lebih baik dan menambah kosakata siswa dalam berbahasa Jerman. Dengan pendidikan musik, siswa memperoleh stimulasi yang seimbang antara belahan otak kiri dan belahan otak kanan, artinya terdapat keseimbangan antara aspek kognitif dan aspek emosi.
B.    Saran
1.       Sebaiknya tenaga pengajar lebih menyesuaikan media belajar dengan karakter siswa agar tercapai proses belajar mengajar yang lebih efektif.
2.       Sebaiknya dilakukan penelitian lebih mendalam terhadap mkalah ini supaya tercapai data yang lebih akurat.


 Sumber : Aufgabe 1 Komputer

2 komentar:

Ange.Rey_Onna mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BELAJAR BAHASA mengatakan...

belajar melalaui lagu memang lebih mudah untuk diingat

Posting Komentar